Jodoh Itu Seperti Apa? Bercerminlah!

halofandi.com - Menginjak usia 20-an, hal yang tak tabu lagi diperbincangkan adalah mengenai jodoh, di usia tersebut insan manusia sudah menginjak masa-masa dewasa dan ingin melanjutkan ke jenjang kehidupan selanjutnya, yaitu kehidupan berumah tangga dengan pasanganya masing-masing.

Tak jarang, banyak orang yang berfikiran seperti apakah jodohnya kelak? Apakah orang yang mapan, cantik, tampan dan sesuai yang di impikan. Hal tersebut menjadi bahasan umum ketika Kita membicarakan tentang jodoh.

Banyak kriteria yang di tentukan sebelum memilih dan memantapkan hati ke orang tersebut, apakah hal yang berlebihan menetapkan kriteria yang hampir sempurna? Tak ada salahnya kok! Yuk, simak alasannya berikut ini, karena memang jodoh adalah sebagian jiwamu yang hilang, separuh hati yang menyempurnakan agamamu.

Sumber : Hipwee.com/Mitos Seputar Jodoh!

Jodoh tak seperti kisah sinetron, yang tiba-tiba ketemu sang pujaan hati!

Jangan sekali-kali berharap kisah cintamu seperti sinetron yang tiba-tiba bertemu dan berjodoh dengan seseorang yang sempurna, sesuai kriteria. Akan tetapi jodoh adalah suatu hal yang perlu di usahakan. Jika ingin jodoh yang baik maka usahakan berbenah diri menjadi orang yang baik juga, jika tak ingin berbenah diri dan menginginkan jodoh yang baik maka itu hanyalah mimpi semata, percayalah karena Allah yang menjanjikan hal tersebut dalam (QS. An Nur:26) bahwa "wanita baik akan berjodoh dengan laki-laki yang baik, begitu juga sebaliknya", maka jika Kita menginginkan jodoh yang baik padahal Kita bleum baik pada saat itu, maka, mulai berbenahlah dan memperbaiki diri, so, tak ada salahnya jika Kita menentukan kriteria khusus dengan usaha yang khusus pula.

Sumber : rilek1corner.com/Cara Mencari Jodoh

Jodoh itu seimbang, bagai pinang di belah dua!

Sama hal nya dengan poin yang pertama, jika ingin mencari jodoh tak perlu jauh-jauh ke ujung dunia, cukup carilah cermian dan mulailah melihat diri Kita masing-masing, itulah jodoh sajati. Analoginya adalah jodoh itu tak jauh dari apa yang Kita usahakan, kita memberi suatu saat akan diberi dengan hal yang sama pula, jika  memberi kebaikan makan akan mendapatkan kebaikan pula, bagai pinang dibelah dua!

Lakukan hal-hal yang baik, fokuslah dalam memperbaiki diri, perbanyak kegiatan sosial dan membantu sesama, jodoh itu sevisi dan memiliki misi yang sama, karena hakikatnya jodoh itu seimbang.

Jadi jangan risau kau tak mendapatkan jodoh, risaulah ketika Kita tidak diberi hidayah dan diberikan kebaikan di setiap lantunan hidup yang Kita jalani.

Sumber : gizanherbal.wordpress.com/Jika petualangan bercinta!

Berpetuanglah dengan baik, jodoh akan datang padamu!

Waktu berdetak maju dan pada akhirnya Kita akan betemu dengan jodoh entah  siapapun itu, pada akhirnya yang melakukan kebaikan akan mendapatkan kebaikan. Yang menanam hal yang tidak baik juga akan merima hal yang serupa. Jadi berpetuanglah sejauh yang Engkau bisa dengan cara yang baik.

Dan, pada akhir tujuan dari semua ini adalah kebaikan, rasa harap tinggi kepada tuhan yang maha kuasa yang telah menuliskan semuanya pada Kitab lauhul mahfudz sana, yang tentunya Kita usahakan dengan jiwa yang membara, karena jodoh adalah juga akan berusaha memperbaiki diri jika Kita memperbaiki diri pula, tetapkan kriteria yang tinggi, jodoh yang beriman, berwawasan luas dan yang bertanggung jawab atas dirimu di dunia dan di akhirat kelak!

Comments