5 Kesalahan Fatal Contributor Shutterstock Pemula!

Source : Pixabay

halofandi.com - Halo temen-temen, berjumpa lagi dengan Saya mas Fandi hehe, pada kali ini Saya ingin berbagi mengenai beberapa kesalahan yang dilakukan oleh kontributor pemula seperti Saya ini.

Ada beberapa hal fatal yang Saya lakukan selama menjadi kontributor selama bebera tahun ini, selama menjadi pemula hingga sekarang yang masih pemula juga (haha). Semoga tulisan ini sedikit bermanfaat bagi Kalian.

Tulisan ini membahas mengenai beberapa kesalah fatal yang sering dilakukan oleh kontributor micrsostock  pemula seperti Saya ini (ga sebatas Shutterstock aja), terkhusus yang bermain vektor/illustrasi/logo. Terdapat situs microstock yang sangat menjanjikan, di antaranya adalah : shutterstock, adobestock, freepik, vectorstock, 123rf dan masih banyak lainya.

Silahkan simak beberapa kesalah yang sering dilakukan oleh kontributor, tulisan ini Saya buat berdasar pengalaman Saya ngurusin akun fandistock, dimana akun tersebut memiliki banyak item tetapi menghasilkan earning yang sedikit dan cenderung turun, so, simak ya beberapa kesalahanya dibawah ini :

1. Item yang Tak Berkwalitas!
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah memebuat item yang sembarangan alias memiliki kwalitas di bawah standart, jika belum dirasa kwalitas item yang dibuat belum sesuai standart, saran Saya jangan terburu-buru untuk mengupload banyak item, mulailah dengan belajar terlebih dahulu, perbaiki kwalitas item yang akan Kita upload ke berbagai macam situs microstock.

2. Portofolio yang Ngga Rapi/Cenderung Amburadul
Ini adalah salah satu hal yang harus Kita hindari sebagai contributor pemula, dengan memaksimalkan tampilan portofilio agar enak dilihat oleh calon pembeli, mulailah dengan membuat item yang serasi, warna yang harmoni, ukuran yang artwork/artboard yang konsisten dan lain sebagainya. Hal ini dapat memicu calon pembeli untuk membeli item banyak sekaligus pada protofolio Kita.

3. Niche yang Acakadul
Menentukan nuche sebelum membuat banyak item adalah salah satu hal yang mempengaruhi penjualan di dunia Microstock, dengan mengupload banyak item yang random penjualan juga random juga alias susah di tebak, beda dengan kalau Kita sudah menentukan niche, dengan berfokus ke tema tertentu maka kemungkinan besar pula buyer akan membeli lebih dari 1, dan hal tersebut dapat mudah meningkatkan peringkat kita di web microstock tersebut.

Kita harus gimana Bro menentukan niche? Tentu hal ini memerlukan banyak riset mulai dari warna yang sedang hits, style vektor, keyword (biasanya Saya pakai google Keyword Planner untuk menentukan deskripsi dan keyword yang akan Saya pakai), promosi, dan lain sebagainya.


4. Cara upload yang salah (isi deskripsi/keyword sembarangan)
Dari pengalaman Saya kebelakang, terutama yang join di grup Sangpena, Saya beberapa kali melihat akun dengan ribuan item yang bagus tetapi menghasilkan earning yang ga relevan dengan kwalitas item yang dihasilkan, dan kesalahanya adalah pada penentuan deskripsi dan keyword yang terkesan sembarangan, asal-asalan dan tidak maksimal. So, jika kaliam sudah PD dengan hasil Kalian maka jangan lupakan satu hal ini ya.

5. Nggak Konsisten dan pengen Instan!
Segala cara dilakukan oleh contributor pemula, termasuk Saya, karena pengen instan maka cara apapun Saya halalkan, termasuk trace karya orang lain beberapa bulan setelah Saya join shutterstock pada tahun 2017 karena melihat perkembangan earning nya, bulan pertama langsung bisa PO 35$ lebih haha karena memang pesaing pada saat itu masih sedikit dan item yangg Saya uload termasuk banyak, bulan ke-2 PO 2x dari bulan pertama, dan disitulah Saya mulai menjiplak haha dan ditengah perjalanan Saya niatkan untuk menghapus item-item itu semua, kalau nggak salah sampai 3 ribut item.

So, kalau kalian main di dunia microstock kesabaran adalah kuncinya, jangan buru-buru, jangan pengen instan apalalagi skill ga jagi-jago amat.

Ok, sekalian sedikit sharing dari Saya yang masih pemula ya, semoga bermanfaat bagi temen-temen yang ingin terjun di dunia microstock, thankyou.

Komentar