Saya Terima Nikah dan Kawinnya..

Foto by @gagas.alghazi

halofandi.com - Sebelum menuliskan tulisan yang berupa opini/gagasan ini, Saya ingin mengucapkan marhaban ya ramadhan 1441H, semoga puasa kali ini Kita mendapatkan limpahan hidayah, keberkahan, pahala dan berbagai kebaikan yang didambakan umat muslim di seluruh dunia.

Semoga di ramadhan ini pandemi (COVID-19) segera berakhir agar ibadah Kita di dunia yang fana ini menjadi lebih tenang.

Banyak pertimbangan sebelum Saya ingin menuliskan hal ini. Akan tetapi, karena tujuanya baik maka Saya beranikan untuk menulis walau diri ini sementara waktu dalam keadaan single.

Sebelumnya, bagi temen-temen yang ingin mengetahui jodohnya seperti apa, silahkan baca artikel dengan kalimat yang sedikit mendayu dengan judul : Jodoh itu seperti apa? Bercerminlah!

Semoga bermanfaat ya, langsung saja Kita menuju pokok bahasan dari inti tulisan yang Saya ingin sampaikan.

Nikah Itu Apa Sih?

Secara umum pernikahan artinya menyatukan/berkumpul. Menurut istilah nikah dapat di artikan proses ijab kabul pihak laki-laki dengan wali perempuan. Dimana keduabelah pihak mengatakan kalimat-kalimat yang menjadi simbol komitmen kejenjang yang lebih lanjut.

Sebuah Kalimat yang Mengubah Segalanya!

Bukan rahasia umum lagi, sebuah kalimat menjadi sebuah pintu masuk dan keluar bagi seseorang terhadap suatu komitmen. Selain orang yang ingin berislam dengan mengucapkan kalimat syahadat, sumpah dengan kalimat Allah yang memiliki tanggungjawab besar. Begitupula dengan pernikahan yang dilakukan dengan prosesi ijab kabul, dengan beberapa kalimat yang sudah ditentukan, seorang laki-laki dengan perempuan bisa disatukan ke jenjang yang lebih serius.

Sebagai seorang yang belum pernah menikah, hal tersebut menjadi sebuah tanda tanya yang ingin Saya ketahui apa sih arti dibalik kalimat yang diucapkan pihak laki-laki sehingga bisa sesakral seperti itu.

Saya Terima Nikah dan..

Sebelum membahas mengenai arrti lebih mendalam dari kalimat ijab kabul, baiknya Kita simak terlebih dahulu kalimat lengkapnya seperti apa :

“Saya terima nikah dan kawinnya (nama pengantin perempuan) Binti (nama ayah dari pengantin perempuan) dengan maskawinnya yang tersebut diatas tunai.”


Ya Allah, cuma nulis kalimat itu saja Saya sudah bisa membayangkan gimana grodinya nanti (InsyaAllah). Hmm, Kita lanjut lagi ya, kalimat tersebut terlihat sederhana, akan tetapi  memiliki makna dan tanggung-jawab yang begitu mendalam untuk kedua-belah pihak, laki-laki maupun perempuan.

Makna Kalimat Ijab Kabul.

Secerca kalimat yang mengubah segalanya, kalimat ini ternyata memiliki arti yang begitu mendalam, harus dilakukan dengan penuh tanggung-jawab dan rasa kasih sayang yang tinggi agar pernikahan langgeng dalam kebaikan sampai akhirat kelak.

Setelah Saya membaca berbagai sumber, kalimat ijab kabul dapat dimakani dengan pindahnya tanggung-jawab dari ayah kandung perempuan ke anak laki-laki yang menikahinya. Bukan cuma tanggung-jawab lahiriyah, akan tetapi laki-laki akan menanggung dosa yang dilakukan terhadap pihak perempuan jika ia lalai terhadapnya. So, itulah alasan kuat kenapa Allah memerintahkan perempuan agar taat kepada suaminya selagi dalam hal kebaikan.

Selain itu laki-laki juga wajib untuk membimbing agama, memanjakan si perempuan, menjaga si perempuan baik di dunia maupun akhirat dan menjadi pelindung utama bagi si perempuan menjadi tugas laki-laki tersebut.

Siapkah Kamu Menikah?

Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk mengucap kalimat tersebut, mulai dari manajemen emosi, keterbukaan, keselarasan tujuan, frekwensi pemikiran yang sama, finansial sekaligus ilmu finansialnya, ilmu memanaj keluarga dan yang paling penting adalah calonnya sudah ada. SoSiapkah Kamu Menikah?

Komentar